SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memperkuat kesiapan menghadapi musim hujan dengan meningkatkan pengawasan terhadap jalur kereta api. Sebanyak 13 lokasi yang masuk kategori Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) menjadi fokus pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan 13 lokasi tersebut terdiri atas tujuh titik rawan banjir atau genangan, dua titik rawan longsor atau pergerakan tanah, serta empat titik dengan potensi kerawanan teknis lainnya.

Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi prasarana tetap terpantau, terutama menjelang periode peningkatan curah hujan.

“Pemeriksaan berkala kami lakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi rel, tebing, hingga saluran air untuk mendeteksi potensi kerawanan sedini mungkin,” ujar Luqman, Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, pemantauan kondisi jalur menjadi bagian penting dari langkah pencegahan agar potensi gangguan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan.

KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan normalisasi drainase serta pemeliharaan berbagai struktur pendukung jalur kereta api, termasuk jembatan, talud, dan tebing. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko genangan maupun pergerakan tanah yang dapat memengaruhi kondisi prasarana.