SEMARANG – Kepedulian terhadap pengemudi ojek online (ojol) ditunjukkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melalui pembagian paket sembako kepada perwakilan pengemudi ojol.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Balai Kota Semarang, Jumat (4/9/2026), tidak sekadar menjadi agenda berbagi. Momen tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara pemerintah dengan komunitas pengemudi ojol.

Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, S.H., bersama Sekretaris Dishub Kota Semarang R. Ambar Prasetyo dan Kepala Bidang Parkir Andreas Caturady Kristanto menyerahkan paket sembako kepada perwakilan pengemudi ojol.

Danang mengatakan, para pengemudi ojol memiliki peran dalam mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari di Kota Semarang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada rekan-rekan pengemudi ojol yang selama ini turut berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para pengemudi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Danang.

Menurut Danang, komunikasi antara pemerintah dan pengemudi ojol perlu terus dijaga. Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan, keberadaan komunitas ojol menjadi salah satu elemen masyarakat yang perlu diajak membangun transportasi secara bersama-sama.

“Sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol, menjadi bagian penting dalam menciptakan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman di Kota Semarang,” tambahnya.

Penyerahan sembako berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para perwakilan pengemudi ojol menerima bantuan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari sekadar bantuan sosial, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menjaga kedekatan antara Dishub Kota Semarang dengan para pengemudi ojol.

Dishub berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui komunikasi dan kolaborasi. Dengan sinergi tersebut, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mendukung terciptanya transportasi Kota Semarang yang aman, tertib, nyaman, serta mengedepankan sisi humanis.(fi)