Antusiasme juga dirasakan masyarakat Kota Semarang. Agus, warga Gedung Batu, Ngemplak Simongan, sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan Pawai Ta’aruf. Ia mengaku senang dan bangga melihat Kota Semarang menjadi tuan rumah perhelatan nasional tersebut.

“Sebagai warga Kota Semarang, kita merasa senang dan bangga bahwa Kota Semarang menjadi tuan rumah MTQ nasional,” katanya.

Pertemuan antara warga dan para kafilah dari berbagai daerah itu sekaligus menghadirkan suasana keberagaman di sepanjang rute. Masyarakat dari berbagai latar belakang ikut menyambut rombongan yang melintas, menjadikan Pawai Ta’aruf sebagai ruang perjumpaan yang berlangsung secara terbuka dan hangat.

Keterlibatan masyarakat juga terlihat dari kehadiran anggota Pramuka Kota Semarang yang mendampingi setiap kontingen. Selain membantu pengawalan rombongan, para anggota Pramuka turut menjaga kebersihan sepanjang rute pawai agar tetap nyaman dilalui.

Bagi Agustina, keterlibatan berbagai unsur masyarakat tersebut memperlihatkan bahwa MTQ Nasional XXXI dapat dirasakan bersama oleh warga Kota Semarang.

“Mari kita sambut para tamu dengan keramahan, kita jaga kebersihan kota, dan kita berikan suasana yang nyaman bagi seluruh kafilah selama berada di Kota Semarang,” pungkas Agustina.