Surplus Perdagangan Tembus US$1,2 Triliun

Keberhasilan China sebagai eksportir terbesar dunia tercermin dari surplus perdagangan yang telah melampaui US$1,2 triliun.

Besarnya kapasitas produksi membuat negara tersebut mampu memenuhi permintaan pasar global, mulai dari produk kebutuhan sehari-hari hingga barang berteknologi tinggi.

Kondisi tersebut sekaligus memperkuat posisi China sebagai pusat rantai pasok internasional yang sulit disaingi negara lain.

Amerika Serikat Masih Kuat di Kawasan Amerika

Meski pengaruh China terus berkembang, Amerika Serikat masih menjadi pemasok utama bagi negara-negara di kawasan Amerika Utara dan Amerika Tengah.

Kanada, Meksiko, Kolombia, Guyana, Haiti, Republik Dominika, serta sejumlah negara Amerika Tengah masih lebih banyak mengimpor barang dari Amerika Serikat.

Sementara di Eropa, Jerman tetap menjadi pusat perdagangan regional. Namun menariknya, Jerman sendiri kini lebih banyak mengimpor produk dari China dibandingkan negara lain.