Jika penjemuran manual membutuhkan waktu hingga 18 jam, teknologi pengering surya-biomassa ini dirancang mampu menyelesaikan proses pengeringan dalam waktu sekitar 8 jam.

Selain lebih cepat, proses dalam ruang tertutup memungkinkan rumput laut lebih terlindungi dari kontaminasi lingkungan.

Sistem pengering memanfaatkan kombinasi energi surya dan biomassa. Teknologi tersebut juga dilengkapi adsorber zeolit untuk membantu menurunkan kelembapan udara selama proses pengeringan.

Kombinasi teknologi tersebut diharapkan dapat menghasilkan proses pengeringan yang lebih terkendali sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk rumput laut.

UNDIP Dorong Teknologi Tepat Guna untuk Pesisir

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, menegaskan komitmen kampus untuk mendorong hasil riset agar dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat.

Pengembangan unit pengering rumput laut menjadi bagian dari upaya hilirisasi penelitian UNDIP dengan mengarahkan inovasi perguruan tinggi untuk memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal.