Berdasarkan keterangan istri seorang pemandu yang ikut dalam speedboat, rombongan diketahui masih berada di sekitar Gunung Anak Krakatau pada pukul 18.13 WIB.

Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi tim SAR dalam menentukan lokasi pencarian. Unit SAR Pandeglang kemudian mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju titik yang diduga menjadi lokasi hilang kontak.

Penyisiran dilakukan hingga kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, hingga tim kembali sekitar pukul 18.15 WIB, keberadaan speedboat dan para penumpangnya belum ditemukan.

"Hasil sampai saat ini masih nihil," jelas Al Amrad.

Basarnas akan melanjutkan pencarian pada Rabu (9/9/2026). Area penyisiran berencana diperluas setelah tim melakukan evaluasi terhadap rute perjalanan dari Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada pencarian hari pertama.

"Untuk perencanaan besok, Rabu (9/9/2026) tetap mungkin kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau," ujarnya.