Lawang Sewu menjadi salah satu ikon sejarah Kota Semarang dengan bangunan peninggalan kolonial. Perjalanan kemudian berlanjut ke Sam Poo Kong, klenteng bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah dan akulturasi budaya di Kota Semarang.

Kafilah juga diajak mengunjungi Museum Kota Lama yang memuat sejarah dan perkembangan kawasan Kota Lama. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Alun-alun Semarang dan kawasan Kota Lama yang memiliki deretan bangunan bersejarah serta menjadi salah satu kawasan cagar budaya di Kota Semarang. Rangkaian destinasi tersebut memberikan gambaran mengenai perjalanan Kota Semarang dari masa ke masa, sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya yang tumbuh dan menjadi bagian dari identitas daerah.

Mubeng-Mubeng Melihat Wajah Kota Semarang

Bagi kafilah yang ingin menikmati perjalanan keliling kota, tersedia program Kafilah Mubeng-Mubeng Kota Semarang pada 15–19 September 2026 dengan kuota 250 peserta per hari. Peserta diajak berkeliling Kota Semarang dan singgah di Alun-alun Semarang serta kawasan Kota Lama.

Program ini memberikan kesempatan bagi para kafilah untuk melihat langsung suasana Kota Semarang dari perjalanan menggunakan armada wisata yang disiapkan khusus melayani para tamu daerah.

Menikmati Alam dan Potensi Desa Wisata