Sementara 15 personel lainnya menyisir kawasan lingkar luar, mulai Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, sejumlah venue, hingga kawasan kuliner yang menjadi pusat aktivitas selama pelaksanaan MTQ.

Dukungan armada pengangkut sampah juga disiapkan. DLH mengerahkan dua kontainer dan dua dump truck, sedangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan tiga dump truck.

Dengan kapasitas maksimal sekitar lima ton setiap unit, total kapasitas angkut yang disiapkan mencapai sekitar 35 ton.

“Setelah massa bubar, petugas langsung menyisir dan mengangkut sampah supaya kawasan Simpang Lima dan sekitarnya kembali bersih,” ujar Agustina.

Penanganan kebersihan dilakukan secara lintas perangkat daerah. DLH bersama DPKP menangani kawasan Simpang Lima, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum berfokus pada area di luar lingkar, termasuk saluran dan drainase.

Agustina mengatakan upaya menjaga kebersihan tidak berhenti setelah pembukaan. Penanganan akan terus dilakukan selama rangkaian MTQ Nasional XXXI berlangsung hingga 20 September 2026.