Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar debit air yang tersedia dapat dibagi secara optimal dan pelanggan masih memiliki kesempatan memperoleh pasokan setiap hari.

PDAM sempat mempertimbangkan skema distribusi dua hari sekali apabila debit sumber semakin menurun. Namun, hasil evaluasi tim teknis menunjukkan kondisi saat ini masih memungkinkan distribusi dilakukan setiap hari.

“Setelah dilakukan evaluasi dan pengoptimalan oleh tim teknik di lapangan, saat ini kami dapat menerapkan pola aliran selama 12 jam, sehingga pelanggan tetap memiliki kesempatan mendapatkan air setiap hari,” katanya.

Dua Wilayah Mendapat Jadwal Berbeda

Untuk sementara, sistem distribusi bergilir diterapkan di sejumlah wilayah Semarang Selatan.

Wilayah 1 yang meliputi Jatingaleh, Carikan, Jatiluhur, Jangli Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigif mendapatkan aliran air pada pukul 07.00–19.00 WIB.

Sementara Wilayah 2 yang mencakup Karangrejo Selatan dan Kampung Pentul memperoleh aliran pada pukul 19.00–07.00 WIB.