Semarang
Kemarau Pangkas Debit Bendungan Kalidoh, PDAM Semarang Atur Distribusi Air 12 Jam
Kemarau panjang membuat debit Bendungan Kalidoh turun 25 persen. PDAM Tirta Moedal Semarang menerapkan distribusi air bergilir 12 jam di sejumlah wilayah.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar debit air yang tersedia dapat dibagi secara optimal dan pelanggan masih memiliki kesempatan memperoleh pasokan setiap hari.
PDAM sempat mempertimbangkan skema distribusi dua hari sekali apabila debit sumber semakin menurun. Namun, hasil evaluasi tim teknis menunjukkan kondisi saat ini masih memungkinkan distribusi dilakukan setiap hari.
“Setelah dilakukan evaluasi dan pengoptimalan oleh tim teknik di lapangan, saat ini kami dapat menerapkan pola aliran selama 12 jam, sehingga pelanggan tetap memiliki kesempatan mendapatkan air setiap hari,” katanya.
Dua Wilayah Mendapat Jadwal Berbeda
Untuk sementara, sistem distribusi bergilir diterapkan di sejumlah wilayah Semarang Selatan.
Wilayah 1 yang meliputi Jatingaleh, Carikan, Jatiluhur, Jangli Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigif mendapatkan aliran air pada pukul 07.00–19.00 WIB.
Sementara Wilayah 2 yang mencakup Karangrejo Selatan dan Kampung Pentul memperoleh aliran pada pukul 19.00–07.00 WIB.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















