Semarang
Kemarau Pangkas Debit Bendungan Kalidoh, PDAM Semarang Atur Distribusi Air 12 Jam
Kemarau panjang membuat debit Bendungan Kalidoh turun 25 persen. PDAM Tirta Moedal Semarang menerapkan distribusi air bergilir 12 jam di sejumlah wilayah.

Agung mengatakan pembagian waktu tersebut merupakan bagian dari strategi teknis untuk menjaga distribusi tetap berjalan.
“Pola ini merupakan bagian dari pengoptimalan sistem distribusi agar suplai air tidak berhenti secara bersamaan di seluruh wilayah,” terangnya.
Sumber Air Belum Kering
Kepala Humas PDAM Tirta Moedal, Mayang Charisma, memastikan sumber air saat ini belum berada dalam kondisi kering. Namun, debitnya mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat kondisi kemarau.
PDAM terus melakukan pemantauan terhadap debit dan tekanan air sekaligus mengevaluasi pola distribusi di jaringan.
“Kami juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi sumber air, termasuk sumber yang terdampak pada aliran Bendungan Kalidoh dari sumber mata air di Kabupaten Semarang,” kata Mayang.
Sistem distribusi bergilir tersebut masih bersifat sementara. Perubahan pola pelayanan akan dilakukan berdasarkan perkembangan debit sumber air di lapangan.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















