"Biaya sambungan baru yang maksimal sekitar Rp2 juta kini bisa diangsur setiap bulan dengan tenor hingga 10 tahun. Biayanya sangat terjangkau, setara dengan menyisihkan uang satu bungkus rokok per hari. Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kini bisa mendapatkan akses air bersih dengan mudah," jelas Ady.

Proses pengajuan program ini dirancang cukup praktis:

Calon pelanggan cukup menyertakan KTP.

Petugas akan melakukan survei lokasi dan pemasangan jaringan.

Pembayaran angsuran dilakukan setiap bulan bersamaan dengan tagihan pemakaian air rutin.

Program ini rencananya akan mulai disosialisasi dan diluncurkan pada September mendatang. PDAM Tirta Moedal mengaitkan skema ini dengan target tahunan mereka untuk meraih 10.000 sambungan baru. Selain pembiayaan bagi pelanggan, kedua belah pihak juga menjajaki pembiayaan infrastruktur PDAM dengan skema bagi hasil yang kompetitif.