Ia juga menilai, pelibatan pemuda dan organisasi kepemudaan penting dalam penyusunan gagasan pembangunan kota.

"Kota Semarang memiliki sumber daya dan fasilitas, sementara pemuda memiliki energi, kreativitas, dan jejaring. Ketika ini dikolaborasikan, destinasi lokal bisa menjadi ruang tumbuh UMKM dan pemberdayaan masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Semarang Yohana Citra Mahardhika mengatakan, gerakan "Semarang Waras Pemudane" mendorong pemuda untuk berpikir kritis dan solutif dalam melihat peluang di wilayah masing-masing.

"Setiap wilayah di Semarang memiliki cerita, tradisi, dan keunikan kuliner tersendiri. Melalui forum ini, KNPI mengajak pemuda untuk hadir sebagai pencerita, pencipta konten, dan penggerak ekonomi kampung," kata Citra.

Forum yang dihadiri 40 perwakilan organisasi kepemudaan dan komunitas pariwisata ini menghasilkan peta potensi wisata wilayah dan rekomendasi strategi branding kawasan.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari menyebut, masukan dari pemuda akan menjadi bahan pertimbangan strategis dalam penyusunan prioritas pengembangan destinasi pariwisata berbasis wilayah di Kota Semarang.(fi)