Sementara secara keseluruhan, realisasi investasi Jawa Tengah pada semester I—2026 mencapai Rp59,94 triliun. Terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp25,92 triliun, penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp22,62 triliun, dan UMK sebesar Rp11,40 triliun. Dari jumlah tersebut dapat menyerap 213.217 tenaga kerja dari 55.989 proyek. 

"Ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah memiliki daya tarik bagi investor, dan peluang kerja sama ekonominya juga semakin besar," katanya. (fi)