Ekonomi
Ahmad Luthfi Targetkan Pembangunan KBT Tawang–Weleri–Batang Rampung Dua Tahun
Kajian pengembangan kawasan berorientasi transit (KBT) dilakukan dengan bantuan Pemerintah Inggris dan Techne Praxis International.

Ia menambahkan, pengembangan KBT tersebut juga didorong untuk diintegrasikan dengan rencana pembangunan dry port. Saat ini yang sudah disetujui dan sedang dimatangkan adalah rencana dry port di Batang dengan lahan yang tersedia sekitar 50 hektare.
Sementara itu, Managing Director Techne Praxis International, Puspita Galih Resi, mengatakan memang sudah ada studi yang didukung oleh Pemerintah Inggris dengan dana hibah. Bahkan sudah diperhitungkan juga bagaimana pengelolaan kawasan berorientasi transit tersebut.
"Namun dari satu koridor ini (Tawang—Weleri—Batang), hanya dua yang diutamakan dengan melihat urgensinya yaitu KBT Tawang dan KBT Weleri," ujarnya.
Dijelaskan, Weleri menjadi urgensi karena menjadi tangkapan atas pertumbuhan ekonomi yang terjadi di kawasan industri Batang. Sebab tidak mungkin semua infrastruktur dipusatkan di Batang, misalnya terkait hunian. Maka yang perlu dilakukan adalah bagaimana kota atau daerah tetangga mampu mengampu dan menampung kebutuhan-kebutuhan lainnya dari kawasan industri tersebut. (fi)
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















