YOGYAKARTAPLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melakukan penataan dan perapihan infrastruktur jaringan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan layanan sekaligus memastikan jaringan yang berada di ruang publik tetap aman dan tertata.

Penataan dilakukan setelah tim PLN Icon Plus menemukan kabel jaringan pada salah satu ruas jalan di Bantul dalam kondisi yang perlu diperbaiki.

Petugas kemudian melakukan pengecekan instalasi, merapikan jalur kabel, serta memastikan posisi jaringan kembali sesuai dengan kondisi lapangan. Proses tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan sekaligus kemudahan dalam pemantauan dan pemeliharaan jaringan.

Cegah Gangguan Sejak dari Infrastruktur

Penataan kabel bukan hanya berkaitan dengan kerapian. Kondisi infrastruktur di lapangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi dan konektivitas.

Melalui pemeliharaan secara berkala, potensi gangguan dapat diidentifikasi dan ditangani lebih awal. Di sisi lain, jaringan yang tertata juga dapat mengurangi potensi risiko terhadap lingkungan di sekitar lokasi.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan kualitas layanan digital sangat bergantung pada kondisi infrastruktur yang menopangnya.

“Keandalan layanan tidak hanya ditentukan oleh performa jaringan, tetapi juga oleh bagaimana infrastruktur tersebut dikelola. Karena itu, setiap kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan menjadi perhatian kami. Penataan dan pemeliharaan dilakukan untuk memastikan infrastruktur tetap aman, tertib, dan mampu mendukung layanan secara berkelanjutan,” ujar Chipta.

Menurutnya, pengelolaan jaringan yang berada di ruang publik juga harus memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Kabel Lebih Tertata, Pemeliharaan Lebih Mudah

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menjelaskan bahwa penataan dilakukan setelah tim menemukan kondisi kabel yang tidak lagi tertata dengan baik.

“Kami melakukan pengecekan dan penataan terhadap kabel jaringan yang kondisinya tidak lagi tertata dengan baik. Setelah ditangani, jalur kabel kami pastikan kembali berada pada posisi yang sesuai sehingga lebih aman, lebih mudah dipantau, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar,” jelas Leandra.

Ia menambahkan, penataan juga memberikan kemudahan bagi petugas apabila di kemudian hari diperlukan pemeriksaan maupun pemeliharaan lanjutan.

Dengan jalur kabel yang lebih tertib, petugas dapat melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur secara lebih mudah. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga jaringan tetap dalam kondisi optimal.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Dalam pelaksanaannya, PLN Icon Plus mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Setiap pekerjaan di lapangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sekitar serta prosedur keselamatan bagi petugas maupun masyarakat yang beraktivitas di lokasi.

Penataan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari pengelolaan jaringan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatannya mencakup pemantauan kondisi lapangan, pemeliharaan, perbaikan, hingga penanganan terhadap potensi gangguan.

Upaya tersebut diperlukan karena infrastruktur telekomunikasi yang berada di ruang publik tidak hanya dituntut mampu mendukung kebutuhan konektivitas, tetapi juga harus dikelola dengan memperhatikan keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sebagai bagian dari ekosistem PLN yang bergerak di bidang konektivitas dan solusi digital, PLN Icon Plus terus melakukan pemeliharaan terhadap infrastruktur jaringan yang telah dibangun.

Keandalan layanan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa luas jaringan tersedia, tetapi juga bagaimana infrastruktur tersebut dirawat, dipantau, dan ditangani ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan perbaikan.

Penataan jaringan di Bantul menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut: menjaga kabel tetap tertib, infrastruktur tetap aman, dan layanan konektivitas dapat terus berjalan secara optimal.(fi)