Kemampuan menggunakan teknologi, menurutnya, perlu berjalan bersama dengan moral, spiritualitas dan nilai kemanusiaan.

Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya menghasilkan kemampuan baru, tetapi juga tetap diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kuliah Subuh bersama Menag turut dihadiri Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon durian di lingkungan Masjid Walisongo, Kampus 3 UIN Walisongo.

Penanaman pohon tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bagian dari penerapan konsep ekoteologi.

Melalui konsep tersebut, kepedulian terhadap alam ditempatkan sebagai bagian dari pengamalan nilai keagamaan.