​"Saya mencoba menangkap sudut pandang yang berbeda dari peserta lain dalam waktu satu jam itu. Tentu sangat senang dan tidak menyangka bisa juara satu, mengingat karya-karya nominasi lain sangat kuat dan pesertanya datang dari berbagai daerah hingga luar negeri," ungkap Farel.

​Farel yang menekuni fotografi secara serius sejak bergabung dengan UKM Fokus USM ini mengaku, dukungan dari kampus dan rekan-rekan UKM menjadi pelecut semangatnya selama berkompetisi. Dari sisi teknis, ia memadukan peralatan pribadi dengan teknik komposisi dead center untuk memperkuat titik fokus (point of interest) pada objek foto.

​Atas raihan ini, Farel mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk tidak ragu menguji kemampuan di berbagai ajang kompetisi. "Perbanyak referensi, perbanyak latihan, dan jangan takut mengikuti lomba apa pun di tingkat mana saja untuk mengasah skill," pesan Farel.

​Tak berhenti di sini, Farel bertekad untuk terus mengikuti kompetisi fotografi lainnya guna mengharumkan nama USM di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menginspirasi generasi penerus di UKM Fokus untuk terus mengukir prestasi.(fi)