Ia menambahkan, kolaborasi dan inovasi perlu berjalan seiring dengan pendidikan kedokteran yang berintegritas.

FK Undip, kata dia, tidak hanya memiliki tanggung jawab menghasilkan lulusan yang kompeten secara keilmuan, tetapi juga profesional kesehatan yang memiliki karakter, etika, dan akuntabilitas.

Kehadiran Pimpinan KPK dalam agenda Dies Natalis ke-65 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembahasan mengenai integritas, transparansi, dan tata kelola di lingkungan akademik.

Pimpinan KPK Ibaratkan Integritas seperti “Resep Dokter”

Dalam orasinya, Fitroh mengajak mahasiswa kedokteran memandang integritas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari profesi dokter.

Ia menggunakan filosofi “resep dokter” untuk menggambarkan sejumlah nilai yang dapat menjadi pedoman dalam menjalankan profesi.

Salah satunya adalah prinsip rasional, yakni membiasakan diri mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah. Prinsip tersebut dinilai sejalan dengan profesi kedokteran yang menuntut setiap tindakan dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab.