Adapun tujuh peserta berprestasi asal Kota Semarang adalah Muhammad Abdul Faqih (Juara I Tafsir Bahasa Indonesia Putra), Lisa Rodul Janah (Juara II Seni Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri), Aulia Ainis Lisa (Juara II Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an Putri), Galen Firjatullah (Juara III Fahmil Qur'an Putra), Laila Nurqiliah (Juara III Fahmil Qur'an Putri), Aisyah Assaraf (Harapan I Tafsir Bahasa Arab Putri), serta Umar Izul Haq (Harapan II Tilawah Dewasa Putra).

Agustina berpesan agar para kafilah tidak berhenti belajar meski kompetisi telah usai.

"Adik-adik, teruslah membaca, belajar, dan mengasah kemampuan. Jadikan ilmu dan nilai Al-Qur'an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Sementara itu, Aulia Ainis Lisa (22), peraih Juara II cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ), menyambut baik apresiasi dari Walikota Semarang.

"Alhamdulillah saya sangat senang, begitu pun teman-teman, karena ini merupakan bentuk apresiasi terbesar yang pernah kami dapatkan dari Kota Semarang. Bagi kami, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan tempat memperkuat ukhuwah, bertukar ilmu, dan menambah kecintaan kepada Al-Qur'an," tutur Aulia.

Agustina menilai penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang berjalan aman dan sukses. Selain sukses penyelenggaraan, ajang nasional tersebut juga menggerakkan perekonomian dan UMKM lokal.