SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng merespons cepat atas keluhan pelanggan PDAM Tirta Moedal menyusul adanya gangguan distribusi air bersih akibat kebocoran pipa utama di kawasan Jalan Kaligawe, sejak Jumat (10/7/2026).
Agustina langsung meminta jajaran PDAM Tirta Moedal segera meningkatkan kinerja sekaligus menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Kebocoran pipa air tersebut berdampak pada terganggunya pasokan air di sejumlah wilayah, di antaranya Kaligawe, Muktiharjo, Tlogosari, hingga Genuk. Kondisi tersebut memicu banyak keluhan warga karena aliran air tidak kunjung normal.
Agustina mengaku telah menginstruksikan manajemen PDAM Tirta Moedal untuk memperbaiki sistem penanganan gangguan agar pelayanan kepada masyarakat tidak kembali terganggu, terutama saat memasuki musim kemarau.
"Saya sudah meminta seluruh jajaran PDAM meningkatkan kinerjanya. Kita sebentar lagi memasuki musim kemarau sehingga harus ada manuver-manuver khusus agar persoalan seperti ini bisa diantisipasi lebih baik," kata Agustina.
Selain meminta percepatan perbaikan jaringan, Pemerintah Kota Semarang juga tengah menyusun skema distribusi air bersih menggunakan mobil tangki bagi kawasan yang belum terjangkau jaringan perpipaan PDAM.
Menurut Agustina, masih terdapat sejumlah permukiman yang hingga kini belum memiliki akses jaringan air bersih sehingga membutuhkan solusi alternatif ketika musim kemarau tiba.
"Kami sedang menyiapkan skema bantuan tangki air ke titik-titik yang belum memiliki jaringan PDAM. Kalau jaringan pipanya belum ada, tentu tidak bisa langsung dibangun dalam waktu singkat. Solusi yang bisa dilakukan adalah mengirimkan air bersih ke wilayah-wilayah tersebut," ujarnya.
Ia berharap program distribusi air bersih tersebut segera direalisasikan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan air saat musim kemarau mencapai puncaknya.
Tak hanya itu, Agustina juga menyoroti lambatnya penanganan kebocoran pipa di Kaligawe yang menyebabkan gangguan layanan meluas ke sejumlah wilayah. Ia meminta Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Moedal turun langsung melakukan evaluasi terhadap proses penanganan gangguan.
"Saya sudah minta Dewas untuk segera turun melakukan analisis. Saya melihat sebenarnya sumber daya yang dimiliki PDAM cukup, tinggal bagaimana digerakkan secara maksimal. Menjelang musim kemarau ini, pengawasan terhadap pelayanan PDAM akan kami lakukan secara khusus," tegasnya. (fa)