Teknologi
Dari KWT hingga UMKM, Warga Tambak Lorok Bangun Ekonomi Pesisir Berbasis Lingkungan
Warga RW 15 Tambak Lorok mengembangkan KWT, UMKM, pengolahan ikan dan energi terbarukan sebagai bagian dari pemberdayaan menuju kampung wisata bahari.

Lingkungan dan Ekonomi Berjalan Bersama
Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UPB Semarang, Eva Wirabuana, mengatakan berbagai inovasi di RW 15 menunjukkan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan bersamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendorong masyarakat mengelola potensi wilayah secara mandiri dan berkelanjutan.
“Harapannya, hal kecil yang dikembangkan di sini dapat menjadi inspirasi dan dikembangkan di tempat-tempat lain,” ungkap Eva.
Penguatan masyarakat di RW 15 juga dilakukan melalui ekosistem RW 15 Hebat. Di dalamnya terdapat KSM Bahari, Bank Sampah Pesona Bahari, Srikandi Cipta Bahari, Satgas Tangguh Bahari dan Pondok Belajar Terang Bahari.
Masing-masing kelompok menjalankan peran dalam pengelolaan lingkungan, pemberdayaan perempuan, pendidikan, peningkatan kapasitas warga hingga penguatan ketangguhan masyarakat.
Warga juga mengembangkan ekoenzim dengan memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















