Ekonomi
LPS: Tabungan Masyarakat Terus Naik, Fenomena 'Makan Tabungan' Diklaim Sudah Mereda
LPS menyebut simpanan masyarakat di perbankan terus meningkat hingga Mei 2026. Pertumbuhan terjadi di seluruh kelompok tabungan.

JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan tren simpanan masyarakat di perbankan nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator bahwa kemampuan keuangan masyarakat mulai membaik sehingga fenomena menguras tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mulai mereda.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan seluruh kelompok simpanan mengalami pertumbuhan, mulai dari rekening dengan saldo di bawah Rp100 juta hingga simpanan bernilai lebih dari Rp5 miliar.
"Semua masih tumbuh, baik tabungan di bawah Rp100 juta maupun di atas Rp5 miliar. Seluruh kelompok simpanan menunjukkan pertumbuhan positif," ujar Anggito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Menurut Anggito, peningkatan dana masyarakat yang tersimpan di perbankan menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi mulai bergerak lebih baik. Dana yang dihimpun bank juga berperan dalam mendukung pembiayaan sektor riil sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia menilai meningkatnya tabungan masyarakat menunjukkan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.
Tabungan di Bawah Rp100 Juta Ikut Bertambah
Data LPS mencatat simpanan masyarakat dengan saldo hingga Rp100 juta tumbuh 4,95 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Mei 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 3,43 persen pada Desember 2025.
Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan belum terlihat adanya fenomena masyarakat menghabiskan tabungan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.
"Kalau melihat data simpanan sampai Rp100 juta yang tetap tumbuh positif, fenomena masyarakat makan tabungan tidak terlihat," ujarnya.
DPK Perbankan Tumbuh Dua Digit
LPS juga melaporkan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional masih tumbuh kuat. Hingga Mei 2026, DPK tercatat meningkat 13,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar juga masih mencatat pertumbuhan sebesar 21,45 persen, meski sedikit melambat dibandingkan posisi akhir 2025.
Menurut Doddy, seluruh kelompok simpanan, mulai dari saldo kecil hingga besar, masih menunjukkan tren pertumbuhan yang sehat sehingga mencerminkan kondisi likuiditas perbankan nasional tetap kuat.
LPS berharap tren positif tersebut terus berlanjut seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan nasional.(fi)
Baca juga
Baca Juga
Pilihan Redaksi














