Ekonomi
Hadapi Produk Asing, Mendag Dorong UMKM Kuasai Digital dan AI
Mendag Budi Santoso mengingatkan UMKM menghadapi persaingan produk asing dengan memperkuat promosi digital, memanfaatkan AI, dan memperluas pasar ekspor.

Sementara pada Januari-Juli 2026, nilai transaksi telah mencapai US$333 juta.
“Itu isinya ya kebanyakan UMKM, makanya namanya programnya UMKM Bisa Ekspor. Kalau yang gede-gede cari buyer sudah jago dia ya. Kalau yang UMKM ini harus kita bantu,” ujarnya.
Budi mengungkapkan sekitar 70 persen peserta UMKM Bisa Ekspor belum pernah melakukan ekspor. Karena itu, pendampingan diperlukan agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga siap memenuhi permintaan pasar internasional.
Tantangan serupa juga terlihat dari sisi pemasaran. Berni mengatakan kualitas produk UMKM Indonesia bukan persoalan utama, tetapi tingkat keterpaparan produk kepada calon pembeli masih terbatas.
“Satu tantangan konsisten yang kami temukan adalah discoverability. Kami tidak ragu dengan kualitas produk UMKM Indonesia, namun sayangnya yang menjadi kendala adalah exposure-nya masih terbatas, terutama di luar negeri,” kata Berni.
Teknologi AI dapat digunakan untuk membantu mengatasi persoalan tersebut. Mulai dari menyusun strategi pemasaran, membuat konten visual, menulis copywriting hingga menerjemahkan caption ke bahasa negara tujuan.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















