Menurutnya, besarnya partisipasi atlet dari 35 kabupaten/kota menunjukkan luasnya potensi olahraga pelajar di Jawa Tengah.

Popda juga menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan yang dilakukan masing-masing daerah.

“Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional,” katanya.

Melalui kompetisi tersebut, perkembangan atlet dari setiap daerah dapat dipantau dan dievaluasi. Atlet yang memiliki kemampuan dan prestasi menonjol selanjutnya berpeluang mendapatkan pembinaan di tingkat yang lebih tinggi.

Yuniar Bidik Medali Emas

Di tengah persaingan ribuan atlet, Yuniar, atlet asal Blora, datang dengan ambisi memperbaiki pencapaiannya.

Pada Popda tahun lalu, ia berhasil meraih medali perak. Tahun ini, Yuniar memasang target lebih tinggi dengan membidik medali emas.