Semarang
Proyek Drainase Simpang Lima Dikebut, DPRD Minta Tak Ganggu MTQ Nasional
Jelang MTQ Nasional XXXI, proyek drainase masih berlangsung di Simpang Lima Semarang. DPRD meminta keamanan, kenyamanan, PKL, dan potensi genangan diperhatikan.

SEMARANG – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang tinggal menghitung hari. Namun, salah satu kawasan yang menjadi ikon kota, Simpang Lima, masih dihiasi pekerjaan proyek drainase dan penataan taman.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari DPRD Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang diminta memastikan pekerjaan konstruksi tidak mengganggu kenyamanan, keamanan, maupun kelancaran aktivitas selama pelaksanaan MTQ Nasional.
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Dini Inayati, mengatakan pekerjaan drainase tetap penting karena berkaitan dengan penanganan banjir. Namun, pelaksanaannya perlu dikelola secara cermat mengingat Simpang Lima akan menjadi salah satu kawasan yang ramai selama kedatangan peserta dan tamu MTQ.
“Simpang Lima ini menjadi wajah Kota Semarang. Karena itu, konstruksi yang sedang dilaksanakan harus diantisipasi agar tidak mengganggu pelaksanaan MTQ, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan,” ujar Dini.
DPRD Soroti Keamanan hingga Potensi Genangan
Dini menjelaskan, proyek drainase dan penataan taman di Simpang Lima bukan program yang muncul secara mendadak.
Proyek tersebut telah masuk dalam APBD Kota Semarang 2026 dan dibahas serta disepakati Pemkot bersama DPRD sejak pembahasan anggaran pada 2025.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















