JAKARTA – Final Piala Dunia 2026 menghadirkan kisah emosional bagi Lionel Messi. Sang kapten Argentina akan kembali menginjak rumput New York New Jersey Stadium (dulu dikenal sebagai MetLife Stadium), arena yang 10 tahun lalu menjadi saksi keputusan paling dramatis dalam karier internasionalnya. 

Pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, Messi memimpin Argentina menghadapi Spanyol di partai puncak Piala Dunia 2026. Laga tersebut bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga menjadi momen penuh makna bagi pemain berusia 39 tahun itu. 

Sepuluh tahun silam, stadion yang sama menjadi tempat Messi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina usai gagal membawa negaranya juara Copa America Centenario 2016. 

Stadion yang Menyimpan Luka Messi 

Pada final Copa America 2016, Argentina kembali dipaksa menyerah kepada Chile melalui adu penalti. Messi yang menjadi eksekutor pertama gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. 

Kegagalan tersebut menjadi final keempat secara beruntun yang berakhir tanpa gelar bagi Messi bersama Timnas Argentina, setelah sebelumnya kalah di final Piala Dunia 2014 serta Copa America 2015. 

Rangkaian hasil mengecewakan itu membuat Messi mengumumkan pensiun dari tim nasional. 

"Bagi saya, tim nasional sudah selesai. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa," ujar Messi saat itu. 

Keputusan tersebut sempat mengejutkan dunia sepak bola. Namun, beberapa bulan kemudian Messi memilih kembali memperkuat Argentina setelah mendapat dukungan besar dari masyarakat dan rekan-rekannya. 

Kini Datang sebagai Juara Bertahan

Situasi kini berubah total. Messi kembali ke stadion yang sama bukan sebagai pemain yang dibayangi kegagalan, melainkan sebagai kapten tim yang telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi untuk Argentina. 

Sejak kembali ke tim nasional, Messi sukses mengakhiri penantian panjang Argentina dengan menjuarai Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, serta Copa America 2024. 

Kini, La Pulga berpeluang menambah satu lagi trofi paling bergengsi apabila mampu membawa Argentina mengalahkan Spanyol pada final Piala Dunia 2026. 

Final Sarat Makna 

Bagi Messi, final kali ini bukan sekadar pertandingan memperebutkan gelar juara dunia. Stadion yang dulu menjadi simbol kegagalan kini berubah menjadi panggung untuk menutup perjalanan karier internasionalnya dengan cara yang jauh lebih indah. 

Seluruh mata pecinta sepak bola dunia akan tertuju pada New York New Jersey Stadium untuk melihat apakah Messi mampu mengubah kenangan pahit satu dekade lalu menjadi sejarah manis bersama Argentina.(fi)