“Langkah ini merupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat menjaga ketahanan pangan dari dampak perubahan iklim,” jelasnya.

Sumur Bor Jadi Harapan Petani

Bagi kelompok tani di Senggi, keberadaan sumber air alternatif memberikan harapan baru untuk mempertahankan produktivitas sawah.

Perwakilan kelompok tani Senggi, Suroso, menyampaikan apresiasi atas pembangunan sarana tersebut. Menurutnya, kepastian pasokan air menjadi hal penting bagi petani untuk menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian.

Dengan dukungan sumur bor, petani diharapkan memiliki akses air yang lebih stabil sehingga risiko terganggunya produksi akibat kekeringan dapat ditekan.

Perkuat Ketahanan Pangan di Kawasan Transmigrasi

Program TEP UNDIP tersebut tidak hanya menjadi solusi atas persoalan kekurangan air, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pengairan yang lebih terjamin dapat membantu petani mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia. Sekitar 10 hektare sawah yang mendapatkan dukungan irigasi dari sumur bor diharapkan mampu tetap produktif meski menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung.