"Kemarin saat Rapat Koordinasi PAUD, kami menyampaikan bahwa salah satu yang harus dibekali kepada para guru adalah bagaimana menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai mereka diberikan beban yang berlebihan," ujarnya.

Taj Yasin menilai, setiap kasus bullying harus ditangani dengan melihat akar persoalannya. Lingkungan tempat anak tumbuh dan berinteraksi perlu dianalisis agar penyebab perundungan dapat diidentifikasi secara tepat.

"Permasalahan itu harus kita analisis. Jangan-jangan sumbernya ada di lingkungan sekitar, kemudian terbawa ke sekolah. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara sekolah dan orang tua dalam memantau perkembangan perilaku anak, baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah.

"Kita harapkan sekolah-sekolah memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua. Bagaimana perilaku anak di sekolah dan bagaimana perilaku mereka di rumah harus saling diketahui. Dengan begitu, potensi bullying bisa ditekan sejak dini," ujar Taj Yasin.

Menurut dia, meningkatnya laporan atau pengaduan terkait kasus perundungan justru menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan kekerasan terhadap anak.