Menurut Luthfi, perlindungan warga menjadi salah satu prioritas dalam penanganan kebakaran.

Selain tim Speling dari RSUD Dr Moewardi, layanan kesehatan juga melibatkan RSJD Arief Zainuddin Surakarta. Petugas kesehatan disiagakan selama 24 jam di sekitar lokasi TPA.

“Speling kita sudah turun. Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah menurunkan mobil untuk pengecekan kualitas udara. Kami tidak ingin implikasi daripada kebakaran ini berdampak kepada masyarakat di sekitarnya,” ujar Luthfi.

Pemprov Jawa Tengah juga terus melakukan pemantauan kondisi masyarakat dan kualitas udara di sekitar TPA Putri Cempo selama proses penanganan kebakaran berlangsung.