SEMARANG - Sejumlah tokoh publik dan pejabat daerah hadir di Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (7/9/2026). Mereka datang untuk bertakziah sekaligus mengikuti prosesi pemakaman ulama dan penceramah KH Ahmad Fudholi.

Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat daerah hadir bersama ribuan jemaah. Mereka di antaranya Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, mantan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Gubernur Banten Andra Soni.

Saat disemayamkan di dalam kompleks pesantren, ribuan jemaah memenuhi area tempat pelaksanaan salat jenazah KH Ahmad Fudholi. Para jemaah tampak bergantian menyalatkan jenazah penceramah kondang tersebut.

Sekitar pukul 16.20 WIB, jenazah KH Ahmad Fudholi dibawa dari area majelis yang digunakan untuk melaksanakan salat jenazah menuju liang lahat di halaman Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah.

Jenazah KH Ahmad Fudholi dibawa menggunakan keranda yang dibalut kain berwarna hijau dan putih. Prosesi membawa jenazah ulama asal Tangerang itu diiringi kalimat tauhid yang diucapkan secara serentak oleh para jemaah.

Setibanya di liang lahat, seorang muazin mengumandangkan azan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan surah-surah pendek Al-Qur'an.

Para hadirin di lokasi pemakaman melakukan doa bersama yang diikuti ribuan jemaah. KH Ahmad Fudholi sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Tangerang-Merak, tepatnya di kilometer 63+800 B, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebelum kejadian nahas itu, almarhum diketahui baru selesai menghadiri kegiatan keagamaan di wilayah Cikaduen, Kabupaten Pandeglang. KH Ahmad Fudholi kemudian menjalani perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia pada Senin (7/9/2026).