Masyarakat dapat menyaksikan pawai dari sejumlah titik sepanjang rute. Pelepasan di Balai Kota akan disertai Tari Warak Dugder dan musik Gambus, sementara kawasan Taman Pandanaran, Taman Indonesia Kaya, serta Jalan Tri Lomba Juang dapat menjadi pilihan warga untuk menyaksikan rombongan dan pertunjukan. Rangkaian pawai ditutup dengan atraksi Marching Band dan pengumuman pemenang mobil hias di panggung utama Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Untuk mendukung kelancaran pawai, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Semarang telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Penutupan dan pengalihan arus dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas yang dilalui pawai, termasuk Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran, Jalan Tri Lomba Juang, Jalan Menteri Supeno, hingga Jalan Pahlawan.

Sejumlah kantong parkir juga disiapkan bagi masyarakat yang hendak menyaksikan pawai, antara lain Balai Kota Semarang, DP Mall, Museum Mandala Bhakti, Stadion Tri Lomba Juang, Gedung Rimba Graha, Masjid Baiturrahman, Gedung Parkir Mall Ciputra, eks Gedung Matahari, dan Super Ekonomi Simpang Lima. Sementara parkir armada mobil hias peserta disiapkan di kawasan Wonderia dan Taman Budaya Raden Saleh.

Masyarakat diimbau mengantisipasi kepadatan lalu lintas, menggunakan jalur alternatif, serta menjaga kebersihan selama Pawai Ta’aruf berlangsung.(fi)