Agustina berharap pembinaan olahraga baris-berbaris dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kejuaraan. Menurutnya, peserta perlu memiliki ruang yang cukup untuk berlatih, bertanding, mengevaluasi kemampuan, dan mengembangkan diri.

“Jangan berhenti pada satu kejuaraan. Berikan anak-anak kita kesempatan untuk terus berlatih, bertanding, dan berkembang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas selama pertandingan. Penghormatan terhadap juri dan lawan dinilai sama pentingnya dengan upaya meraih prestasi.

“Yang kita cari dari olahraga bukan hanya siapa yang berdiri paling tinggi di podium. Kita ingin anak-anak Kota Semarang tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, tangguh, percaya diri, dan mampu bekerja sama,” ujarnya.

Pemenang Disiapkan ke Tingkat Jawa Tengah

Ketua FORBASI Kota Semarang Abdul Majid mengatakan Kejurcab tahun ini sekaligus menjadi bagian dari tahapan pembinaan menuju kompetisi tingkat Jawa Tengah. Para peserta yang meraih hasil terbaik akan dipertimbangkan untuk memperkuat kontingen Kota Semarang pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORBASI Jawa Tengah.

“Pemenang-pemenang yang menang di kejuaraan ini akan mewakili FORBASI Kota Semarang untuk berlaga di pertandingan FORBASI Jawa Tengah,” kata Abdul Majid.