Perusahaan juga telah memperluas operasional ke sejumlah negara Asia Pasifik, termasuk Australia, Vietnam dan Thailand.

Menurut Oky, pengalaman tersebut menjadi modal bagi SUN Energy untuk memperluas bisnis ke solusi energi secara menyeluruh.

“Kita tidak terbatas pada solar, tetapi energi secara keseluruhan dan listrik secara keseluruhan. Kita hadir mulai dari perencanaan, implementasi, monitoring, sampai memberikan rekomendasi kepada perusahaan,” ujarnya.

Perubahan tersebut juga dipicu kebutuhan industri yang semakin beragam. Energi tidak hanya diperlukan untuk menjalankan mesin produksi, tetapi juga untuk mendukung aktivitas logistik dan transportasi.

Karena itu, elektrifikasi kendaraan mulai menjadi bagian dari solusi yang ditawarkan perusahaan.

Biaya Bahan Bakar Jadi Perhatian Industri

CEO SUN Mobility, Karina Darmawan, mengatakan sektor pertambangan menjadi salah satu bidang yang memiliki peluang untuk menerapkan kendaraan listrik.