Ekonomi
Wali Kota Agustina Wilujeng Dorong UCC Terboyo Jadi Ekosistem Baru Ekonomi Kota Semarang
Keberadaan UCC Terboyo fokus pada konsolidasi dan distribusi barang, sekaligus menghubungkan aktivitas logistik dengan UMKM, koperasi, dan transportasi,

Pengembangan UCC, lanjut Agustina, akan ditopang oleh ekosistem bisnis yang terukur. Setiap tenant yang masuk nantinya diharapkan memiliki fungsi dan keterkaitan yang saling mendukung. Karena itu, Pemkot Semarang membuka ruang kolaborasi fleksibel bersama investor dan pengelola untuk menyesuaikan skala bisnis dengan kebutuhan pasar.
Skema ini nantinya diintegrasikan dengan rencana pengembangan 16 gudang di tiap kecamatan. Jaringan gudang tersebut dapat berfungsi sebagai titik pengumpulan dan distribusi barang dari dan menuju UCC Terboyo. Langkah integrasi ini berpotensi memperkuat daya saing sekitar 33.000 UMKM di 177 kelurahan melalui sistem klasterisasi produk dan distribusi yang lebih terarah.
Semarang Logistic Hub UCC Terboyo dirancang sebagai pusat konsolidasi dan distribusi barang yang menghubungkan pelabuhan, kawasan industri, pusat perdagangan, dan pasar perkotaan. Proyek ini memanfaatkan aset Pemkot Semarang sekitar 5,1 hektare dengan area penawaran 4,4 hektare dan kebutuhan investasi awal sekitar Rp71,17 miliar. Pemkot Semarang menyiapkan dukungan berupa penyediaan lahan, fasilitasi perizinan, infrastruktur, serta penguatan ekosistem investasi.
Melalui pendekatan tersebut, Agustina ingin UCC Terboyo menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan kota sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.(fi)
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















