SEMARANG – Kesibukan sebagai pengusaha ternyata tidak membuat Rudi Rudensia ingin terus mengabaikan kondisi kesehatan. Setelah menyadari berat badannya mulai berlebih, ia memilih melakukan perubahan dengan lebih aktif berolahraga.

Bukan hanya satu jenis olahraga, Rudi mencoba berbagai aktivitas fisik. Mulai dari joging, gym, badminton, hingga padel. Belakangan, golf menjadi olahraga yang paling menarik perhatiannya.

Perubahan tersebut berawal dari kesadaran Rudi bahwa menjaga kesehatan menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia.

"Saya merasa berat badan sudah mulai berlebih. Dari situ saya mulai berpikir harus lebih menjaga kesehatan dan mulai rutin olahraga," kata Rudi.

Rudi dikenal sebagai pengusaha yang menjalankan bisnis di berbagai sektor melalui Rudensia Group.

Sejumlah bidang yang digelutinya antara lain properti, air minum dalam kemasan (AMDK), food and beverage (F&B), otomotif, parfum hingga industri musik.

Padatnya aktivitas bisnis membuat Rudi harus pintar membagi waktu. Namun, kondisi tersebut tidak lagi dijadikannya alasan untuk meninggalkan olahraga.

Menurut Rudi, justru dengan aktivitas yang semakin banyak, kondisi fisik harus dijaga agar tetap mampu menjalankan pekerjaan secara optimal.

Ia pun mulai menyisipkan waktu olahraga di antara agenda bisnis maupun aktivitas profesional lainnya.

"Memang kesibukan cukup padat. Tetapi olahraga harus tetap disempatkan. Kalau kita sehat, pekerjaan juga bisa dilakukan dengan lebih baik," ujarnya.

Dari sejumlah olahraga yang dicobanya, golf kini menjadi salah satu aktivitas yang paling disukai Rudi.

Ia mengaku belakangan cukup sering bermain golf. Selain menjadi aktivitas fisik, olahraga tersebut menurutnya juga memberikan kesempatan untuk bersantai setelah menjalani rutinitas pekerjaan.

"Sekarang malah sedang senang golf. Bisa dibilang lagi gila olahraga golf," ucapnya.

Meski golf menjadi favorit baru, Rudi tetap tidak meninggalkan olahraga lainnya. Joging, gym, badminton dan padel masih menjadi pilihan ketika waktunya memungkinkan.

Bagi Rudi, variasi olahraga membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan dan tidak monoton.

Rudi mengatakan perubahan gaya hidup yang dilakukannya bukan hanya bertujuan menurunkan berat badan.

Lebih jauh, ia ingin membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama untuk menjalankan berbagai aktivitas, terlebih bagi seseorang yang memiliki banyak tanggung jawab.

"Yang penting bukan sekadar soal penampilan. Saya ingin badan lebih sehat, lebih fit dan bisa tetap aktif," katanya.

Kesadaran tersebut membuat Rudi mulai melihat olahraga sebagai bagian dari kebutuhan, bukan lagi sekadar kegiatan tambahan.

Selain menjalankan bisnis, Rudi saat ini juga menekuni profesi sebagai advokat.

Ia dipercaya menjadi Bendahara Umum DPC Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Semarang di bawah kepemimpinan Ketua DPC Ahmad Reza Fahrudin, S.H.

Dengan berbagai aktivitas tersebut, Rudi mengaku harus semakin disiplin mengatur waktu.

Baginya, membangun keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan merupakan tantangan tersendiri.

Ia tidak ingin kesibukan bisnis maupun profesi membuat kesehatan menjadi sesuatu yang baru diperhatikan ketika sudah mengalami masalah.

Rudi berharap kebiasaan olahraga yang mulai dibangunnya dapat menjadi rutinitas jangka panjang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunggu kondisi tubuh menurun terlebih dahulu untuk mulai berolahraga.

Menurutnya, aktivitas fisik dapat dimulai dari hal sederhana dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

"Jangan menunggu sakit baru menjaga kesehatan. Lebih baik mulai dari sekarang, olahraga sesuai kemampuan dan dilakukan secara rutin," ujarnya.

Bagi Rudi Rudensia, perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan baru di usia kepala empat. Di tengah kesibukan mengelola bisnis dan menjalankan profesi sebagai advokat, ia kini berusaha menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dari kesehariannya.(fi)