Bekal tersebut diharapkan membantu para kader memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat agar lebih cermat sebelum menggunakan layanan keuangan atau mengambil keputusan investasi.

Di tengah beragam tawaran layanan keuangan, pemahaman mengenai legalitas penyedia jasa dan risiko produk menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat dari potensi kerugian.

Karena itu, keberadaan DILAN diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut melalui kegiatan edukasi di lingkungan tempat tinggal dan jaringan komunitas masing-masing peserta.

Nasyiatul Aisyiyah Dukung Penguatan Literasi

Bendahara Umum Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, Ani Susanti, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama OJK dan TPAKD. Menurutnya, pengetahuan keuangan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dibagikan kepada orang-orang di sekitar.

Ia berharap para kader dapat menjadi penggerak edukasi keuangan, baik bagi keluarga sendiri maupun masyarakat yang lebih luas.

Kolaborasi ini memanfaatkan jejaring organisasi untuk memperluas jangkauan informasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, penggunaan layanan keuangan secara bijak, dan langkah menghindari praktik keuangan ilegal.