Peserta sertifikasi datang dari berbagai daerah. Bahkan, peserta terjauh tercatat berasal dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Materi Tak Hanya Teori

Selama enam hari, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan tugas pembimbing haji dan umrah.

Materi tersebut meliputi kebijakan haji dan umrah, fikih haji, kesehatan, profesionalitas, manajemen pembimbingan, psikologi komunikasi, serta teknologi informasi.

Para peserta juga tidak hanya menerima materi di dalam kelas. Mereka mengikuti sejumlah praktik dan tahapan evaluasi.

Di antaranya micro guiding, manasik haji, pre-test, wawancara, hingga post-test.

Rangkaian sertifikasi tersebut diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan yang lebih lengkap sehingga mampu menjalankan tugas pendampingan secara profesional dan memberikan pelayanan yang optimal kepada jemaah.(fi)