Najwa menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kepedulian generasi muda terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan, emosi, dan kesehatan mental.

“Tujuan lomba video pendek adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan, emosi, dan kesehatan mental,” katanya.

Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi remaja untuk belajar memahami emosi, menghargai perasaan orang lain, serta menciptakan lingkungan yang aman dan suportif.

Menurut Najwa, kreativitas dapat menjadi salah satu cara bagi generasi muda untuk menyampaikan pengalaman dan perspektif mereka mengenai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“The Mindverse 2026 hadir bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai ruang aman bagi generasi muda untuk mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi remaja melalui karya kreativitas,” ujarnya. (fi)