“Ada warga yang minta ditunda karena sedang berduka, kami tunggu. Namun ada juga yang siap besok, ya langsung kami kerjakan. Sampai saat ini sudah ada empat warga yang menandatangani kesepakatan perbaikan,” ujarnya.

Iful menjelaskan, tingkat kerusakan rumah warga bervariasi, mulai dari kategori minor hingga mendekati major.

Kerusakan yang ditemukan antara lain retakan pada dinding. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan Gombel memiliki karakteristik tanah yang bergerak.

Untuk kerusakan berupa retakan dinding, perbaikan tidak hanya dilakukan dengan menutup atau mengecat ulang bagian yang rusak.

“Untuk dinding retak, tim akan melubangi, menjahit struktur dinding, kemudian dicor kembali agar merekat kuat,” jelasnya.

Perbaikan tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah.