ARUMAKATA.COM — Sebanyak 2.347 pendonor darah sukarela menerima penghargaan dalam kegiatan Temu Donor Darah Sukarela 2026 yang berlangsung di Balairung Astina, UTC Convention Hotel, Kota Semarang, Selasa, 29 September 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa mendonorkan darah untuk membantu sesama merupakan bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, tindakan tersebut juga menjadi amal yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bagi siapapun yang memberikan darah kepada yang membutuhkan. Ini merupakan suatu bentuk perwujudan amal, charity, yang diberikan dengan tulus,” kata Luthfi saat acara Temu Donor Darah Sukarela 2026, di Balairung Astina, UTC Convention Hotel, Kota Semarang, Selasa, 29 September 2026.

Luthfi menilai konsistensi para pendonor dalam menyumbangkan darah mencerminkan kuatnya nilai kemanusiaan dalam mendukung kesehatan masyarakat di Jawa Tengah.

Menurutnya, misi sosial yang dilakukan para pendonor tidak hanya berhenti pada kegiatan donor darah. Manfaat dari darah yang disumbangkan juga dirasakan oleh keluarga maupun masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap kepedulian sosial tersebut dapat terus berkembang dan mendorong masyarakat lainnya untuk melakukan hal serupa.