SEMARANG – Bursa Batu Nusantara, permata, pusaka, dan barang antikan digelar di Pasar Dargo, Jalan Dr Cipto, Kota Semarang, pada 3–4 Oktober 2026. Menghadirkan 45 stan dari berbagai kota di Indonesia, kegiatan ini menjadi ajang berburu koleksi sekaligus memperingati hari jadi ke-1 Paguyuban Semar Bersatu.

Pameran tersebut mempertemukan pedagang batu akik, batu permata, kolektor keris, hingga pencinta barang antikan dari berbagai daerah. Pengunjung dapat melihat beragam koleksi yang ditawarkan para peserta selama kegiatan berlangsung.

Ketua Paguyuban Semar Bersatu, Drs Ahmad Muhaimin SIKom, MPd, MH, mengatakan pameran ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan batu Nusantara sekaligus bertemu dengan para pedagang dan kolektor.

“Kegiatan ini diikuti 45 stan dari berbagai kota di Indonesia. Saya kira ini momen yang sangat baik bagi masyarakat dan pecinta batu untuk datang langsung ke Pasar Batu Dargo,” katanya.

Dari Batu Garut hingga Bacan, Beragam Koleksi Dipamerkan

Salah satu daya tarik bursa ini adalah beragam jenis batu Nusantara yang dikenal memiliki warna, corak, dan karakteristik berbeda.