Semarang
Sebut Jateng 'Minimarket' Bencana, Gubernur Luthfi Dorong Respons Cepat PMI
Gubernur Jawa Tengah meminta Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah setempat meningkatkan respons dalam upaya melakukan penanganan bencana

Menurut Luthfi, PMI Jawa Tengah selama ini telah menunjukkan perannya sebagai salah satu kekuatan utama dalam membantu pemerintah menangani persoalan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan tugas utama PMI adalah mengurangi penderitaan masyarakat, baik akibat bencana alam maupun peristiwa yang disebabkan oleh manusia. Karena itu, seluruh unsur PMI harus selalu siaga dan mampu bergerak cepat.
“PMI tidak mempunyai kantor, tetapi mempunyai markas. Markas itu seperti markas polisi, kita siap 24 jam kalau ada apa-apa. PMI siap membantu masyarakat kapan pun kejadiannya,” ujar Jusuf Kalla.
Menurutnya, kesiapsiagaan sangat penting, karena Indonesia berada di kawasan rawan bencana. Relawan sebagai ujung tombak PMI harus dibekali pelatihan yang baik serta didukung logistik dan peralatan memadai.
Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa kerja kemanusiaan PMI sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Kepercayaan tersebut harus dijaga dengan memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang membutuhkan.
“Ada tangan di atas yang membantu, ada tangan di bawah yang menerima bantuan, dan kita berada di tengah. Hal itu hanya bisa terjadi kalau ada kepercayaan, baik dari masyarakat maupun pemerintah,” jelasnya.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















