Rosan menyampaikan bahwa laba perusahaan BUMN ditargetkan mencapai Rp 334 triliun hingga akhir 2026. Target tersebut sejalan dengan upaya pembenahan perusahaan dan peningkatan kinerja bisnis.

“Dari segi pertumbuhan profitabilitas juga meningkat cukup signifikan, Bapak, sehingga pada target di akhir tahun ini bisa mencapai Rp 334 triliun,” kata Rosan.

Melalui program streamlining, Danantara berupaya menyederhanakan struktur perusahaan agar operasional menjadi lebih efisien, produktivitas meningkat, dan aset yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.

Meski demikian, target perampingan dan laba tersebut masih merupakan sasaran yang ingin dicapai hingga akhir 2026. Realisasinya akan bergantung pada perkembangan proses penataan serta kinerja perusahaan sepanjang tahun.(fi)