Sekitar 10 menit kemudian, setelah kepulan gas air mata mulai menghilang, sebagian massa kembali bergerak menuju persimpangan Slipi Petamburan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan tersebut belum sepenuhnya kondusif. Massa masih bertahan dan menolak dibubarkan.

Setelah efek gas air mata mereda, sebagian massa kembali bergerak maju sehingga situasi di kawasan Slipi Petamburan masih diwarnai ketegangan antara massa dan kepolisian.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap mobilitas kendaraan di sekitar Slipi, termasuk akses menuju jaringan Tol Dalam Kota. Diimbau, pengguna jalan memperhatikan perkembangan rekayasa lalu lintas dan memilih jalur alternatif yang telah disiapkan.

Jasa Marga meminta pengguna jalan mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan, khususnya bagi pengendara yang hendak melintasi kawasan Slipi, Pejompongan, Tomang, dan sekitarnya.()