SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk ikut memadamkan kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang.

Berdasarkan data  Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, kabakaran di daerah tersebut terjadi sejak Rabu, 30 September 2026 sekitar pukul 18.04 WIB. Kebakaran itu  melanda lahan seluas kurang lebih 10 hektare. Rinciannya, zona 1 dan 2 sekitar 8 hektare, sedangkan zona 3 seluas 2 hektare.

Atas kejadian tersebut, BPBD Jateng turut mengerahkan beberapa truk tangki air dan light tower. Penanganan juga melibatkan BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI, serta sejumlah  relawan.

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik, dengan mengerahkan delapan unit damkar dalam operasi pemadaman per zona, delapan unit penyuplai air, serta alat berat untuk membantu penanganan tumpukan sampah yang terbakar.

Hingga Kamis (1/10) siang, api masih belum padam. Petugas masih terus melakukan upaya-upaya pemadaman. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah periode 1 Januari hingga 27 September 2026, mencatat 864 kejadian kebakaran di Jateng. Rinciannya, 481 kebakaran hutan dan lahan, serta 383 kebakaran gedung dan permukiman. Data tersebut belum mencakup kejadian kebakaran TPA Jatibarang pada 30 September.