Proses verifikasi melibatkan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), kelurahan, RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Penilaian dilakukan berdasarkan 39 variabel kondisi sosial ekonomi.

Saat ini terdapat sekitar 260 PSM di 177 kelurahan Kota Semarang.

Agus menjelaskan, desil 1 hingga 4 menjadi kelompok utama penerima bansos karena masuk kategori masyarakat yang membutuhkan.

Karena kondisi ekonomi warga dapat berubah, pemutakhiran data dilakukan secara berkala.
“Setiap bulan usulan kami juga banyak, bisa sampai ratusan yang berubah desil,” katanya.

Perubahan dapat berupa kenaikan maupun penurunan desil sesuai hasil verifikasi.

Dinsos juga mengingatkan warga agar tidak sembarangan meminjamkan identitas untuk kredit atau pinjaman.