Semarang
Peringati Pertempuran Lima Hari, Wali Kota Semarang Ajak Warga Rawat Nilai Perjuangan
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak masyarakat merawat nilai keberanian dan pengabdian yang diwariskan para pejuang Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Ia mengingatkan bahwa pengabdian tidak selalu berlangsung di hadapan banyak orang. Kerja para petugas lapangan, termasuk ketika menghadapi keadaan sulit dan tetap menjalankan tugas, menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan masyarakat.
Peringatan tahun ini diawali dengan upacara bendera, pembacaan cukilan sejarah oleh Drs. Stephanus Sukirno, MS, serta pertunjukan drama kolosal teatrikal sejarah oleh Untag dan Teater Pitoelas. Rangkaian peringatan juga didukung pameran kesejarahan di Lawang Sewu dan bazar UMKM.
Agustina menegaskan bahwa peringatan Pertempuran Lima Hari akan terus dilaksanakan setiap tahun untuk menjaga ingatan sejarah sekaligus meneruskan cita-cita kemerdekaan. Ia berharap Kota Semarang tetap menjadi tempat yang nyaman dan tenteram bagi generasi mendatang.
Pameran arsip bertajuk _Dari Semarang Kita Mulai_ turut berlangsung pada 14–20 Oktober 2026 di Lawang Sewu dan Rumah PoHan. Pameran ini menyajikan dokumentasi sejarah, kelas terbuka, serta diskusi literasi kesejarahan sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap sejarah Kota Semarang.(fi)
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi




















