Ia mengaku telah merasakan langsung manfaat terapi kedokteran regeneratif tersebut dan berharap inovasi di bidang kesehatan terus dikembangkan melalui riset yang berkelanjutan.

"Pelayanan stem cell di RSI Sultan Agung sangat baik. Saya sendiri merasakan manfaatnya. Karena itu, saya berharap rumah sakit terus mengembangkan inovasi dan penelitian agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat," katanya.

Selain mengapresiasi inovasi pelayanan, Iswar mengajak para tokoh masyarakat menjadi jembatan komunikasi antara rumah sakit dan masyarakat. Menurutnya, kritik, saran, maupun aspirasi dari masyarakat akan menjadi masukan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. H. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQUa, mengatakan kegiatan gathering menjadi momentum memperkuat sinergi antara rumah sakit dengan tokoh masyarakat, mitra, tenaga kesehatan, dan insan media.

Menurutnya, RSI Sultan Agung yang telah berdiri selama 55 tahun berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang amanah, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai syariah.

"Melalui gathering ini kami ingin mempererat hubungan yang telah terjalin sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik. Masukan dan dukungan dari para tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan sangat berarti bagi RSI Sultan Agung dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat," ujar Agus.