Pendidikan
TEP UNDIP Petakan Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi di Kawasan Transmigrasi Senggi Keerom
TEP UNDIP 2026 memetakan kebutuhan air bersih, sanitasi, dan PHBS di Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Ia mengatakan Pemkab Keerom mendukung proses kajian, pengumpulan data, dan survei lapangan yang dilakukan TEP UNDIP. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi salah satu dasar perencanaan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Turun Langsung ke Kampung Woslay
Setelah melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah, tim TEP UNDIP melanjutkan kegiatan dengan turun langsung ke masyarakat di Kampung Woslay Satuan Permukiman (SP) 1.
Tim menggali informasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pola pemanfaatan air, kondisi sanitasi rumah tangga, serta kebutuhan pelayanan dasar di tingkat keluarga.
Salah seorang warga Kampung Woslay SP 1, Martina, mengatakan air menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga menjaga kebersihan lingkungan.
“Air sudah menjadi kebutuhan utama untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga membersihkan lingkungan rumah. Pada kondisi tertentu, keterbatasan kualitas maupun ketersediaan air menyebabkan kami harus menyesuaikan penggunaannya dengan sumber air yang tersedia,” jelas Martina.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan PHBS tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan dan kebiasaan masyarakat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dasar.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi
















