Pendidikan
TEP UNDIP Petakan Kebutuhan Air Bersih dan Sanitasi di Kawasan Transmigrasi Senggi Keerom
TEP UNDIP 2026 memetakan kebutuhan air bersih, sanitasi, dan PHBS di Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Ketersediaan air yang aman, jamban yang layak, serta lingkungan yang sehat menjadi bagian penting dalam mendukung penerapan pola hidup bersih di masyarakat.
Selain itu, hasil pemetaan lapangan menunjukkan perlunya pendampingan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi dan kearifan lokal. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah, pencegahan genangan air limbah domestik, serta pembiasaan mencuci tangan menggunakan sabun.
TEP UNDIP menilai edukasi PHBS perlu berjalan beriringan dengan penyediaan sarana fisik yang memadai. Dengan demikian, peningkatan kesadaran masyarakat dapat diikuti perubahan perilaku yang didukung kondisi lingkungan yang sehat.
Data dari pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat kemudian menjadi bahan penting bagi TEP UNDIP dalam menyusun rekomendasi infrastruktur SPAM dan sanitasi di Kawasan Transmigrasi Senggi.
Rekomendasi tersebut diarahkan agar sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mudah dioperasikan serta dirawat secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, TEP UNDIP berharap kajian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan dasar dan kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Baca juga
Baca Juga
Kategori
Berita Kategori Lainnya
Pilihan Redaksi
















